This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.
Minggu, 12 Juli 2020
Menjelang 1tahun Berdiri,GPS Kateman berbagi diKelurahan Tanjung Raja
Minggu, 12 April 2020
AKSI BERBAGI MASKER dari Relawan Qif-19 cases Kateman dan GPS KATEMAN
Covid-19 kini sudah menjadi ancaman dunia. Penyebarannya tidak lagi di Wuhan, China dan negara-negara di kawasan Eropa, namun telah merambah sampai ke Indonesia.
Dampak penyebarannya sangat luar biasa. Bursa-bursa saham dunia anjlok. Nilai tukar rupiah terus mengalami pelemahan. Harga emas terus merangkak naik dalam beberapa pekan terakhir.
bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian terhadap masyarakat yang mengharuskan tetap melaksanakan tugas di tengah merebaknya Virus Corona
Koordinator Relawan Qif-19 cases Kateman mengatakan bagi-bagi masker itu adalah bentuk kepedulian kami dalam melawan penyebaran virus corona. Apalagi, ketersediaan masker di apotek sudah sangat langka.
dalam aksinya Tim Relawan Qif-19 cases Kateman terlebih dahulu melakukan aksi penyemprotan disinfektan di kawasan pelabuhan-pelabuhan dan lingkungan sekitarnya. Kemudian bergerak membagikan masker.Dalam aksi berbagi kita juga menyampaikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat secara langsung tentang bahaya virus corona beserta cara pencegahan agar tidak terkena dampak virus corona yang membahayakan saat ini. Supaya masyarakat memahami dan dapat mencegah bahaya corona," jelas Kiky Vianto koordinator Relawan Qif-19 cases Kateman
"Ya, karena mereka adalah kita. Jadi, siapa lagi kalau bukan kita,Upaya pencegahan serta penanggulangan, tak hanya tanggung jawab dari pemerintah semata. Akan tetapi, juga turut menjadi tanggung jawab semua lini, termasuk masyarakat''ungkap Noradiah selaku koordinator kegiatan dari Gerkan Peduli Sesama Kateman
"Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus kegiatan bersama Menurutnya, banyak warga yang tidak bisa menjalankan bekerja di rumah (Work From Home/WFH) karena harus mengais rezeki setiap harinya di lapangan. Meski demikian, pihaknya tetap mengimbau agar warga yang tidak menjalankan WFH tetap melaksanakan protokol kesehatan saat pandemi COVID-19 ini.
Minggu, 05 Januari 2020
GPS KATEMAN dan GPS PULAU BURUNG sampaikan titipan donatur untuk keluarga tidak mampu
Terbukti dengan mendapatnya kepercayaan dari para donatur yang telah menitipkan sumbangannya untuk keluarga kurang mampu yang sempat viral beberapa waktu lalu dimedia facebook yaitu pak Dupli berlokasi diparit 3 sungai Tawar kec.Kateman-Indragiri Hilir
bantuan dari para donatur yang tidak bisa disebutkan namanya itu berupa pakaian baru ataupun bekas yang masih bisa digunakan untuk Pak Dupli dan keluarga dalam kesehariaanya.
''Adapun donatur yang menyumbang itu berasal dari berbagai daerah yaitu dari Sidoarjo-Jatim,Purwokerto,Pekanbaru,Bengkalis dan Tembilahan,dan Alhamdulillah amananah yang dititipkan melalui kami GPS Kateman &GPS Pulau Burung Minggu tanggal 05.01.2020 sudah kami sampaikan kepada Pak Dupli''ungkap ibu Nora selaku bendahara GPS KATEMAN
pada kesempatan ini ketua GPS Pulau Burung Rizaldi juga mengatakan''Inilah salah satu peran kami di GERAKAN PEDULI SESAMA(GPS) yaitu sebagai jembatan bagi saudara kita yang ingin membantu orang yang lagi membutuhkan dalam hal ekonomi yaitu dengan menggalakan nilai sedekah dalam bentuk apapun yang bisa berguna bagi yang menerima.''
''kami juga mengucapkan terima kasih untuk para donatur yang telah mempercayakan kami dari tim GERAKAN PEDULI SESAMA(GPS) untuk menyampaikan amanahnya.Karena atas kepercayaan dan suport merekalah GPS bisa seperti ini.dan Alhamdulillah kami dari GPS Pulau Burung juga akan mulai kegiatan berbagi terhadap orang yang kurang mampu dalam waktu dekat ini.Semoga dengan kehadiran kami GPS pulau Burung bisa bermanfaat dan menginspirasi orang orang khususnya di Pulau Burung agar lebih peduli lagi terhadap mereka2 yang lagi kesulitan''ujar Rizaldi Ketua GPS Pulau Burung menutup kata
Selasa, 03 Desember 2019
Awal pembentukan GPS(Gerakan Peduli Sesama)Kateman
dhuafa dengan dana wajib anggota,sedekah serta dana lainnya yang halal dan legal. Sumber dananya dari perorangan, kelompok,
maupun donasi dari perusahaan/lembaga.
Komunitas ini terbentuk berawal dari simpati dan empati anggota yang banyak berinteraksi dengan masyarakat tidak mampu,serta
keinginan untuk memperoleh berkah dan keridhoan dari ALLAH SWT.
GPS KATEMAN terbentuk pada tanggal 14/07/2019 melalui ide Suriadi yang dipercaya sebagai wakil ketua di GPS.kemudian ide membuat organisasi ini disampaikan kepada Ardi(tim survey GPS area guntung),Liza(bendahara I GPS) dan Ani(sekretaris GPS),mendapat persetujuan dan suport akhinya diadakan pertemuan untuk membicarakan kelanjutan dan pembentukan pengurus di semot kuliner guntung kec.kateman
Pada pertemuan pertama ini dihadiri juga oleh fikri handoko Untk kemajuan GPS maka dibentuklah group whatapps agar mempermudah komunikasi tiap anggota dan blog yang berguna untk mengenalkan kepada publik apa itu GPS
Visi dan Misi
VISI
Terwujudnya kesetaraan sosial melalui kegiatan berbagi yang berpedoman pada nilai-nilai sosial kemasyarakatan.
MISI
· Membangun empati dan simpati masyarakat
· Meningkatkan partisipasi masyarakat untuk kegiatan amal dan sosial
· Mengembangkan Sedekah sebagai alternatif dalam pengentasan kemiskinan
FOKUS KEGIATAN :
* Memberikan bantuan kepada keluarga kurang mampu,yatim, piatu ataupun yatim piatu dari keluarga tidak mampu.
*Gerakan peduli pada Lansia yang masih terus berusaha di tengah keterbatasannya di usia senja. Dan pantang bagi mereka untuk mengemis. "Kita beri apresiasi atas kegigihannya"
*Orang sakit yang sangat butuh dana cepat dari keluarga tidak mampu.
#Sedekah Spesial, yang meliputi :
- Berbagi sembako pada warga yang membutuhkan
- Berbagi kepada korban bencana alam.
SUMBER DANA
GPS akan meminta sumbangan wajib kepada anggota sebesar RP20.000/Bulan atau boleh lebih yang penting ikhlas
Donasi dari masyarakat/lembaga lain yang ikut berpastisipasi dalam kegiatan ini
Dana yang terkumpul akan diserahkan kepada keluarga fakir miskin,anak yatim yang membutuhkan setiap sebulan sekali dengan
waktu yang akan ditentukan/musyawarahkan dengan anggota
Anggota GPS akan mencari calon penerima sumbangan dengan terjun kelapangan,bertanya kepada masyarakat agar apa yang kita
berikan bisa sampai kepada orang yang tepat.
Waktu penyerahan,profil penerima akan kita dokumentasikan berupa blog atau video
Yang nanti akan dipublikasikan dimedia online dengan tujuan untuk membuka hati masyarakat akan kepedulian terhadap orang yang
kurang mampu dan memperkenalkan organisasi GPS
Pertama kali GPS Kateman memberikan bantuan kepada nenek samaiyah seorang janda tua yang berdomisili didesa Air Tawar guntung kec.Kateman
langkah awal GPS KATEMAN
Semoga dengan hadirnya GPS Dikec Kateman mampu meringankan beban kepada keluarga/orang yang kurang mampu dari segi ekonomi dan bisa menjadi wadah setiap anggota untuk menjalin tali silaturrahmi,menjadi tempat beramal untuk nantinya.aamiin
GPS KATEMAN
SEDEKAH,AMANAH,BERKAH
Minggu, 20 Oktober 2019
GPS KATEMAN SALURKAN BANTUAN PRIODE KE IV YAITU KEPADA PAK EDY
Pak Edy beserta istri dan ketiga orang anaknya tinggal jauh dari pemukiman warga.dalam kesehariannya hanya mengharapkan hasil kebun yang tidak banyak,karna lahan yang dimiliki hanya sedikit dan dari faktor alam yang kadang membuat lahannya tenggelam oleh air asin,belum lagi gangguan hama ataupun binatang perusak yang membuatnya sulit untuk mendapatkan hasil dari tanamannya.Tuntutan kebutuhan ekonomi yang tidak bisa dihindari membuatnya pusing apalagi untuk membiayai anaknya sekolah.Anak pertamanya hanya tamatan SD saja,kedua masih duduk dikelas 3 SD dan yang ketiga masih umuran 4thn.Sungguh sangat disayangkan apabila anaknya sampai putus sekolah,terlebih lagi anaknya yg no 2 ini merupakan anak yang berprestasi dan selalu mendapat juara 1 dikelasnya.
Mengetahui akan masalah kehidupan yang dialami pak Edy dan keluarganya maka tersentuhlah niat kami untuk membantu dan menjadikan pak Edy sebagai penerima bantuan dari GPS KATEMAN priode yang ke IV.
Bantuan diserahkan langsung kepada pak Edy dan keluarga oleh tim GPS KATEMAN secara simbolis dikediamannya.Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan sembako,uang tunai,peralatan sekolah dan sebuah sepeda yang bisa digunakan anak pak Edy untuk menuntut ilmu.karena selama ini anaknya hanya berjalan kaki dengan jarak waktu sekitar 1jam lebih dari rumahnya menuju sekolah.
Ali Armi selaku penasehat GPS KATEMAN menyampaikan semoga GPS KATEMAN kedepannya lebih banyak lagi anggota dan donaturnya karena diluar sana masih banyak saudara saudara kita yang butuh uluran tangan.walaupun tidak banyak yang kita berikan setidaknya kita sudah berusaha untuk meringankan beban mereka''ujarnya
Pada kesempatan ini pak Edy juga menyapaikan ucapan terima kasihnya kepada semua anggota GPS KATEMAN dan para donatur yang telah menyisihkan rezekinya.semoga Allah SWT membalas semua amal baiknya,dan untuk GPS KATEMAN teruslah tebar kebaikan untuk sesama dalam hal kepedulian.Maju terus untuk GPS''tambah pak Edy mengakhiri kata
Senin, 14 Oktober 2019
HARAPAN PAK EDY UNTUK ANAKNYA
Jika mau berinteraksi dengan warga ataupun untuk berbelanja kepasar pak Edy ataupun keluarganya harus berjalan kaki dengan waktu tempuh lebih kurang 1jam lebih.Anak sulungnya kini hanya bisa membantunya bekerja dengan tamatan SD saja,no 2 masih duduk di kelas III SD diparit 12 Air Tawar,jika mau pergi sekolah dia berangkat dari rumah mulai pukul 05.30 untuk sampai disekolah agar tidak terlambat dengan berjalan tanpa alas kaki(sepatu).karna dengan semangat kuat untuk mendapat pendidikan membuatnya meraih prestasi disekolah dan selalu mendapat juara 1.dan terakhir anak bungsunya yang masih berumuran 4tahun.berbagai cara sudah dilakukan pak Edy untuk menambah penghasilan seperti bertanam sayur,jagung namun hasilnya tetap nihil.Beliau berharap agar bisa melanjutkan pendidikan anaknya kejenjang yang lebih tinggi,agar apa yang dicita citakan anaknya bisa tercapai.Semoga pak Edy dan keluarga mampu menghadapi masalahnya dengan sabar.Mudah mudahan diluar sana ada hati seseorang yang terketuk hatinya untuk membantu pak Edy dan keluarga walaupun sedikit tapi kepedulian kita terhadap sesama itu lah yang utama

























